Aktualinea • Aktual, Lugas, Terpercaya
Friday, 25 September 2026 aktualinea.com
Berita

Wali Kota Jakbar Tinjau Graha Vivere Slipi, Pastikan Situasi Pasca Unras Kembali Kondusif

JAKARTA BARAT — Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Dr. Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si. melakukan kunjungan ke Gedung Graha Vivere, Jalan Letjen S. Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (28/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi kawasan Slipi sekaligus mengecek kesiapan personel tiga pilar pasca aksi unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Dalam kunjungan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 17.15 WIB tersebut, Wali Kota Jakarta Barat didampingi Camat Palmerah Febriandri Suharto dan Kapolsek Palmerah AKP Parman B.M. Nainggolan, S.H., M.H.

Turut hadir perwakilan Koramil 0305/GP, para lurah, FKDM, LMK, serta jajaran staf Kecamatan Palmerah.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Jakarta Barat melakukan pengecekan terhadap personel tiga pilar yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca aksi unjuk rasa yang sebelumnya berujung pada pengrusakan sejumlah fasilitas umum.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi kawasan sekitar Traffic Light (TL) Slipi secara umum telah kembali kondusif. Aktivitas masyarakat juga berjalan seperti biasa.

Sementara itu, arus lalu lintas dari empat penjuru di sekitar kawasan tersebut terpantau normal dan ramai lancar. Personel Satuan Lalu Lintas tetap melaksanakan pengaturan arus kendaraan secara normal dengan dukungan personel Polsek Palmerah dan Satpol PP.

Kapolsek Palmerah AKP Parman B.M. Nainggolan memastikan pihaknya bersama unsur tiga pilar terus melakukan pemantauan situasi di wilayah Palmerah untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama TNI-Polri dan unsur terkait juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu gangguan keamanan.