Jakarta Barat – Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kebon Jeruk menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar dengan melibatkan unsur Tiga Pilar dan potensi masyarakat, Sabtu (29/8/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang berlangsung di halaman Polsek Kebon Jeruk, Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sekitar pukul 22.50 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto, S.E.
Sebanyak 173 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 97 personel Polres Metro Jakarta Barat, 25 personel Polsek Kebon Jeruk, 20 personel Gegana/Brimob Polda Metro Jaya, 4 personel Koramil, 4 personel Lantas, 4 personel Satpol PP, 10 personel Citra Bhayangkara, 5 ketua RW wilayah Kebon Jeruk Selatan serta 4 personel FKDM.
Dalam arahannya, kegiatan KRYD tersebut difokuskan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hingga menjelang pagi hari.
Selain itu, personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas dan pergerakan masyarakat serta mengantisipasi keberadaan pihak-pihak yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Salah satu fokus utama kegiatan yakni mencegah aksi tawuran dan potensi tindakan anarkis di wilayah hukum Polsek Kebon Jeruk.
Usai apel, ratusan personel gabungan langsung melaksanakan patroli mobile dengan membagi wilayah menjadi Zona Utara dan Zona Selatan.
Patroli menyasar sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, di antaranya Jalan Budi Raya, Jalan Arjuna Utara, Jalan Pasar Patra, kawasan Perumahan Green Ville, Jalan Panjang Kedoya Utara, Jalan Arjuna Selatan, Jalan Panjang Relasi Kebon Jeruk, Jalan Panjang Kelapa Dua hingga Jalan Pos Pengumben.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan kegiatan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, terutama pada waktu rawan malam hingga dini hari.
“Kami hadir bersama seluruh unsur terkait untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kami juga berupaya mencegah sejak dini berbagai potensi gangguan Kamtibmas, khususnya tawuran dan aksi anarkis,” ujar Nasriadi.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah serta elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dengan dilaksanakannya patroli secara mobile dan menyasar sejumlah titik, diharapkan potensi gangguan Kamtibmas dapat dicegah sekaligus mewujudkan wilayah Kebon Jeruk yang aman dan bebas dari aksi tawuran.
( Humas Polres Metro Jakarta Barat )
