Jakarta Barat – Slog Polri menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM dalam rangka Pembinaan Tradisi Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Olahraga Cendrawasih, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Pasar rakyat tersebut digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pelaku UMKM.
Pasar Rakyat dan Bazar UMKM berlangsung di Lapangan Olahraga Cendrawasih, Jl. RW. Bengkel No. 45, RT 5/RW 7, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk membeli kebutuhan pokok dan melihat berbagai produk UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, Slog Polri menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras premium, gula, dan minyak goreng. Kebutuhan tersebut dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran agar dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Selain pasar murah, kegiatan ini juga diisi dengan Bazar UMKM. Berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah ditampilkan untuk memperkenalkan hasil usaha warga kepada masyarakat luas. Kehadiran bazar ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan penjualan dan memperluas pasar.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, Slog Polri ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan institusi, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan ekonomi kerakyatan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Warga yang hadir dapat menikmati pasar murah, bazar UMKM, serta berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan dalam semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Dengan adanya Pasar Rakyat dan Bazar UMKM ini, Slog Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM di wilayah Jakarta Barat.

