Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat resmi menggelar Mini Soccer Wali Kota Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Abad Provinsi DKI Jakarta.
Turnamen yang berlangsung di Maroedja Sport Park (Meruya Sport Park) ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sekaligus menjadi wadah pencarian bibit atlet sepak bola berbakat.
Turnamen yang dibuka pada Jumat (10/7/2026) tersebut akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (12/7/2026).
Sebanyak 18 tim ambil bagian, terdiri atas tim dari unsur pemerintah dan masyarakat di wilayah Jakarta Barat.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pesepak bola nasional, di antaranya Muhammad Ferrari, Rayhan Hanan, dan Aditya Warman, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta, khususnya generasi muda yang memiliki minat di dunia sepak bola.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, tokoh pemuda Kembangan H Umar Abdulaziz, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan pada hari pertama berjalan lancar, mulai dari pembukaan hingga pertandingan ekshibisi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah dari awal pembukaan sampai pertandingan ekshibisi semuanya berjalan lancar. Hari ini merupakan hari pertama dan pelaksanaan akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu. Kami berharap melalui turnamen mini soccer ini sinergitas antara Forkopimko, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Iin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media yang turut mendukung publikasi kegiatan sehingga semangat olahraga masyarakat dapat semakin berkembang.
Menurut Iin, penyelenggaraan Mini Soccer Wali Kota Cup merupakan puncak rangkaian kegiatan olahraga yang digelar Pemkot Jakarta Barat dalam memeriahkan HUT Jakarta. Sebelumnya, berbagai perlombaan olahraga telah dilaksanakan sejak Juni 2026, termasuk turnamen bulu tangkis bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Rangkaian kegiatan olahraga sudah dimulai sejak bulan Juni. Mini Soccer Wali Kota Cup ini menjadi puncak kegiatan dalam menyemarakkan HUT Kota Jakarta,” katanya.
Lebih lanjut, Iin berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus kita laksanakan setiap tahun sebagai bagian dari perayaan HUT Kota Jakarta sekaligus untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat,” ucapnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Pemkot Jakarta Barat juga menjadikan turnamen ini sebagai sarana menjaring pemain-pemain muda potensial. Talenta yang dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata akan diarahkan untuk mengikuti pembinaan secara berkelanjutan melalui Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora), Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP), hingga sekolah khusus atlet.
“Dengan melihat bakat-bakat mereka, tentu akan ada pengembangan. Sudinpora bersama para ofisial akan melakukan pembinaan. Jika ada anak-anak yang berbakat, mereka bisa diarahkan masuk ke PPOP maupun SMA atlet sehingga bakatnya terus berkembang dan menjadi atlet berprestasi,” jelas Iin.
Ia menilai pembinaan atlet usia muda menjadi salah satu investasi penting dalam meningkatkan prestasi olahraga Jakarta Barat maupun DKI Jakarta di masa mendatang.
Terkait penyelenggaraan turnamen di masa depan, Iin menyebut lokasi pertandingan tidak akan terpaku di Meruya Sport Park. Jakarta Barat memiliki sejumlah fasilitas olahraga lain yang berpotensi menjadi tuan rumah, seperti lapangan di kawasan Kemanggisan maupun Rawa Buaya.
Namun, Meruya Sport Park dipilih sebagai lokasi perdana karena fasilitas olahraga tersebut baru diresmikan sekitar tiga bulan lalu oleh Gubernur DKI Jakarta dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Antusiasme masyarakat terhadap Meruya Sport Park sangat tinggi. Setiap hari masyarakat datang untuk jogging, bermain basket maupun mini soccer. Kami bersyukur sudah memiliki fasilitas olahraga seperti ini dan berharap ke depan setiap wilayah juga memiliki ruang publik yang memadai untuk aktivitas olahraga masyarakat,” katanya.
Menurutnya, fasilitas olahraga yang lengkap akan mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat sekaligus membuka ruang bagi penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga di tingkat masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Iin juga menanggapi aspirasi mengenai perlunya penambahan fasilitas bermain anak di kawasan Meruya Sport Park. Pemkot Jakarta Barat, kata dia, akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Jakarta Barat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), guna mewujudkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami akan berkoordinasi dengan Forum CSR Jakarta Barat serta Forkopimko untuk mencari bentuk kolaborasi sehingga nantinya dapat diwujudkan fasilitas bermain anak sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penyelenggara, Haji Umar Abdul Aziz, menjelaskan bahwa peserta turnamen saat ini memang dibatasi untuk tim-tim yang berasal dari Jakarta Barat. Kebijakan tersebut dilakukan agar pembinaan olahraga masyarakat dapat difokuskan terlebih dahulu di tingkat kota.
“Karena saya asli Jakarta Barat dan berdomisili di Jakarta Barat, maka untuk saat ini kami fokuskan dulu bagi peserta dari wilayah Jakarta Barat. Untuk peserta dari luar Jakarta Barat, nanti akan kami pertimbangkan pada kesempatan atau momentum berikutnya,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Mini Soccer Wali Kota Cup 2026, Pemkot Jakarta Barat berharap olahraga tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat, meningkatkan kesehatan warga, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu mengharumkan nama Jakarta Barat hingga tingkat provinsi maupun nasional.

