Aktualinea • Aktual, Lugas, Terpercaya
Sunday, 27 September 2026 aktualinea.com
Berita

Polda Metro Jaya Cek Ketersediaan dan Harga Masker, Pastikan Stok Tersedia dengan Harga Wajar

Jakarta — Polda Metro Jaya melalui Unit 5 Subdit I Indag Ditreskrimsus melakukan pengecekan ketersediaan dan harga masker di sejumlah pelaku usaha pada 8–9 September 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Pada Selasa (8/9/2026), petugas mengecek distributor PT AMP Distribusi, Jakarta Barat. Harga eceran masker yang ditemukan yakni:

KN95: Rp115.000/box
Duckbill: Rp130.000/box
Earloop: Rp50.000/box
Konvek: Rp137.000/box

Pengecekan dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026) di produsen masker PT Arista, Kota Depok, dengan harga eceran:

KN95: Rp111.000/box
Duckbill: Rp130.000/box
Earloop 4PLY: Rp90.000/box
Konvek: Rp137.000/box

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang sekaligus perkembangan harga di tingkat pelaku usaha. “Kami terus melakukan pengecekan untuk memastikan kebutuhan masker masyarakat tetap tersedia dan harga berjalan secara wajar. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Muhammad Ardila Amry.

Hasil pemantauan menunjukkan masker masih tersedia, meski persediaan di sejumlah tempat relatif terbatas karena peningkatan permintaan dalam beberapa hari terakhir. Kapasitas produksi di tingkat produsen juga disiapkan untuk ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor Mackbon menjelaskan, pengawasan tersebut juga berkaitan dengan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Pelaku usaha yang melakukan penimbunan dalam kondisi sebagaimana diatur Pasal 29 ayat (1) dapat dikenai Pasal 107 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp50 miliar, apabila unsur tindak pidananya terpenuhi.

Selain itu, pelaku usaha tetap berkewajiban memberikan informasi yang benar dan memperlakukan konsumen secara wajar sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pemantauan dari tingkat produsen hingga distributor dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah penimbunan, manipulasi kelangkaan, maupun kenaikan harga yang tidak wajar.

“Polda Metro Jaya akan terus melakukan pemantauan dari tingkat produsen hingga distributor. Apabila ditemukan pelanggaran yang memenuhi unsur pidana, akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol. Victor Mackbon.
[10/9, 10.11] SUBBIDPENMAS PMJ Piket Penmas: *Brimob Polda Metro Jaya Bantu Amankan Lokasi Kebakaran Lapak Limbah di Bekasi*

Bekasi — Tim Patroli Brimob Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya membantu mengamankan lokasi kebakaran lapak limbah di Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (10/9/2026) dini hari. Personel mengatur arus lalu lintas untuk mendukung kelancaran pemadaman.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, personel menerima laporan warga sekitar pukul 02.00 WIB saat berpatroli mengantisipasi tawuran dan balap liar. Tim kemudian menuju lokasi dan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan serta petugas pemadam kebakaran.

“Patroli merupakan langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas. Ketika ada informasi dari masyarakat, personel harus segera merespons dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto.

Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan saat terjadi kebakaran. “Kami mengajak warga menjaga jarak aman dan memberi ruang bagi petugas yang bekerja. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, silakan hubungi layanan Polisi 110,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.